+62 812 2561 6020 prozisibas@gmail.com

I ❤️ PROZIS

“I love Prozis” kata-kata itu keluar dari mulut pak Muhsin 42 tahun. Kata kata ini yang menyentuh hati dan mengalirkan energi kebahagiaan dan kegembiraanku sebagai Relawan Prozis Ibnu Abbas. Betapa tidak kata kata itu keluar dari sosok yg kurang beruntung dlm hidupnya. Rumahnya sangat sempit memanjang dengan ukuran 1,5 × 6 m2 letaknya di tritisan rumah saudaranya. Anaknya pun berkebutuhan khusus. Pak Muhsin sudah tidak berpenghasilan selama satu bulan alias menganggur karena lock down wabah Corona ini. Istrinya pun menggangur karena foktor kesehatan.
*”Nganggur…nganggur ora duwe duit lan beras BLAS mergo ora isoh NGAMEN mas”.
gerutu pak Muhsin 42 th yg berdomisili di kecamatan Pedan ini. Kesehariannya beliau berprofesi sebagai pengamen di Jogja.
Tidak mudah bisa sampai di Jogja karena harus jalan kaki dulu, kemudian bonceng orang yg bisa di boncengi sampai ke Karangwuni baru naik bus solo – Jogja karena tidak punya motor.
Urip ku susah pak..

Anak ku koyo ngono…. sambil menuding zodi anak yg autis yg duduk di pangkuanku… bojoku yo loro loro nen…. gek piye pak … Urip ku iki
Hatiku sebagai Relawan campur aduk jadi satu antara sedih, pilu ,optimis dan yakin akan pertolongan Alloh pada keluarga pak Muhsin. Sambil sesekali … mengajaknya tersenyum, menengadah ke langit saya berucap, ‘
Sabar… sabar..ya pak Muhsin …. itu Allah SWT yang ngasih hidup mati, sakit, sehat, rezeqi, melihat hamba-Nya Muhsin, zodi, sekeluarga. Sambil saya suruh mendongak ke langit pak Muksin saya ajak berdoa. Yukk berdoa pada Alloh SWT. “Nggih pak Suradi.” ujar pak Muhsin
Saya pun terus berfikir gimana cara bikin pak Muhsin sekeluarga bisa tersenyum dan terbakar semangat hidupnya untuk bangkit.
Sabar…sabar… ya pak Muhsin, bapak tidak sendirian lagi, itu ada teman yang bisa untuk makan sekeluarga bapak dalam beberapa hari ke depan….sambil aku menunjuk tas plastik paket sembako yg bertuliskan PROZIS Ibnu Abbas. In shaa Allah Prozis Ibnu Abbas bisa dijadikan teman, bahkan saudaramu, atau keluarga pak Muhsin. Bak hujan deras di musim panas… pak Muhsin dan isteri tersenyum bahagia menerima paket sembako dari Prozis Ibnu Abbas. Terimakasih ya…terimakasih Ibbas terimakasih Ibbas, terimakasih Prozis Ibbas yang datang di saat aku tidak punya penghasilan buat beli beras. I love prozis pak Suradi.
Aku tresno prozis pak Suradi. Sebagai Relawan Prozis akupun tersenyum gembira dan bahagia melihat pak Muhsin yg tadinya pucat pasi, lunglai berubah dalam dadanya ada api membara, semangat dan yakin aku pertolongan dari Alloh SWT.
Terima kasih ya Rabb ….Engkau telah banyak menolong hamba hamba-Mu lewat perantara Prozis Ibnu Abbas ini….rasa syukurku pada Alloh SWT selaku relawan terus menyertai dan membersamai kepulanganku dari rumah pak Muhsin.

Berbuatlah kebaikan sekecil apapun walaupun hanya sekedar bisa membuat orang lain tersenyum bahagia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *